Faktor Dan Cara Mengatasi Kenakalan Remaja

SoalRemaja.com – Remaja merupakan dimana kondisi seorang anak yang sedak melekukan pilihannya sendiri seperti pilihan untuk hidup harus bagaimana kedepannya.

perilaku menyimpang 300x226 Faktor Dan Cara Mengatasi Kenakalan Remaja

Jika pada usia remaja merupakan untuk memilih kehidupan kedepan anda maka anda juga harus menentukan apa yang baik apa yang buruk bagi anda dan keluarga. Remaja yang begitu harus di acungi jempol yang sudah bisa menentukan pilihannya sendiri. Jika tidak bisa entah apa yang akan terjadi menimpanya. Mungkin banyak yang akan menyimpang di hidupnya seperti melakukan kenakalan remaja yang sedang marak ini dan itu harus di bentengi sejak dini oleh orang tuanya sekaligus harus di hindari juga.

Baca juga: 3 Jenis Kenakalan Remaja Yang Sulit Dihindari

Terdapat 2 faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja masa kini yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar berikut adalah penjelasannya:

Faktor Internal

  1. Dari perubahan pola pikir remaja saat menginjak masa remaja
  2. Suasana hati yang sangat berganti
  3. Kontrol diri remaja saat ini yang lemah
  4. Gagal mencapai suatu keinginan tertentu misal gagal memperoleh nilai yang baik
  5. Tekanan dari dalam diri remaja yang belum stabil

Faktor Eksternal

  1. Orang tua yang berpisah ranjang
  2. Kurangnya komunikasi antar anggota keluarga
  3. Perselisihan antar anggota keluarga
  4. Pendidikan yang salah
  5. Memanjakan anak remaja
  6. Tidak memberikan pendidikan agama yang cukup banyak
  7. Teman sebaya yang tidak pantas untuk di buat sebagai teman
  8. Tempat tinggal atau lingkungan tinggal yang kurang baik

Bila ada faktor maka anda cara untu mengatasi beberapa faktor kenakalan remaja tersebut dengan:

  • Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan.
  • Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.
  • Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.
  • Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan point pertama.
  • Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul.

Populer

Satrio Elang

Hanya seorang manusia yang ingin berada di posisi puncak

%d blogger menyukai ini: