Efek Berat Badan Yang Tinggi Bagi Remaja

Berat Badan Yang Tinggi Dapat Berdampak Buruk bagi Remaja

Mempunyai berat badan yang tinggi saat masih remaja tak hanya beresiko menimbulkan bebagai macam penyakit ketika dewasa nanti. Remaja perempuan juga beresiko depresi dikemudian hari, hanya saja, risiko depresi ini tidak terjadi pada remaja laki – laki. Dr Melissa L. Martinson dari University of Washington, USA  mengatakan bahwa jenis kelamin pada remaja ternyata memang sangat berperan dalam menentukan resiko depresi saat dewasa nanti.

cewek gendut 197x300 Efek Berat Badan Yang Tinggi Bagi Remaja

“Hasil dari penelitian ini memang sungguh mengejutkan karena memang seorang remaja perempuan lebih beresiko depresi ketika dia dewasa dari pada remaja laki-laki, meskipun pada kedua remaja ini sama – sama kegemukan,” kata Martinson seperti dikutip dari Reuters.

Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan beberapa data dari sekitar 10 ribu remaja yang lulus dari SMA Wisconsin pada tahun 1957. Para partisipan kembali di survey pada tahun  1963, 1975, 1993 dan 2004. Kemudian mereka ditanya mengenai masalah pada kejiwaan yang dialami dan ditimbang kembali berat badannya.

Berat Badan Yang Tinggi Lebih Beresiko Depresi Dikemudian Hari

Menurut data penelitian para partisipan ini, pada tahun 1957 ada sekitar 40 % remaja memiliki berat badan normal lalu 36 % berisiko kegemukan dan 10 % kegemukan, kemudian ada sekitar 10 % para remaja ini mengalami kekurangan berat badan. Kemudian pada survey tahun 2005, sepertiga partisipan telah mengalami obesitas dan lainnya memiliki berat badan normal antara 18 % pada pria dan 32 % pada wanita.

Dari data partisipan yang mengalami kegemukan diketahui timbul gejala depresi lebih banyak daripada partisipan yang berat badannya normal. Akan tetapi, risiko tersebut tidak berlaku pada partisipan pria, yang mana gejala tentang depresi dialami pada pria yang kegemukan dan normal adalah sama saja.

Para peneliti menduga bahwa stigma sosial yang berkembang tentang masalah berat badan saat remaja membuat remaja perempuan sedikit memiliki self-esteem. Terutama pada remaja perempuan dari keluarga menengah ke bawah . Penelitian yang dilakukan ini dipublikasikan pada jurnal Age and Ageing yang berorientasi pada masalah berat badan yang tinggi

Populer

%d blogger menyukai ini: